Agama dan Implementasi Umat
Secara umum, agama merupakan tuntunan dari Tuhan agar manusia beribadah kepada-Nya, menjauhi larangan-Nya, dan melakukan segala perintah-Nya agar menjadi manusia yang memiliki akhlak (moral) yang luhur dan mulia, dan menjadi makhluk yang sempurna di antara ciptaan Allah yang lain.
Agama mencakup beberapa eleman, antara lain:
- Diturunkan oleh Tuhan
- Pada umumnya melalui perantaraan malaikat
- Nabi sebagai utusan Allah
- Memiliki Kitab Suci
- Memiliki surat-surat pendukung dari tokoh-tokoh awal
- Memiliki wadah
- Memiliki tatanan yang baku
- Memiliki simbol
- Memiliki imam
- Memiliki umat
- Memiliki tempat ibadah
- Tidak berkesudahan sampai kiamat
- Dan lain sebagainya
Dengan berpegang pada kitab suci sebagai tuntunan hidupnya, manusia akan berjalan dalam kebenaran menuju Tuhan.
Manusia beragama akan mencontoh sifat-sifat Tuhan dan mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk pernyataan iman dan kedekatannya kepada Tuhan.
Implementasi umat beragama
Sebagai umat beragama, setiap umat yang beribadah kepada Tuhan akan mencontoh sifat-sifat Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, dan menghadirkan sifat-sifat tersebut di tengah-tengah umat manusia dalam bentuk mengasihi dan menyayangi sesama manusia dengan adil dan bijaksana bagi segala suku, etnis, kaum, bahasa, bangsa, agama maupun kepercayaan, seperti halnya Tuhan mengasihi segala bangsa di seluruh dunia dengan kasih-Nya yang mulia.
Jadi akhirnya, umat beragama yang mengenal Allah dengan benar akan menjadi pribadi yang luhur nan mulia yang menghadirkan sifat-sifat Tuhan dalam kehidupan sehari-hari seperti:
semua yang benar, semua yang mulia, semua yang luhur, semua yang agung, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, segala pengetahuan, kebijaksanaan, kemurnian hati, keikhlasan, kesabaran, kemurahan, kejujuran, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, kerendahan hati, empati, peduli, rasa hormat, rasa menghargai, cinta kasih, penguasaan diri, pendamai, peramah, penurut, penuh belas kasihan, pemaaf, tidak menyimpan kesalahan orang lain, penuh sukacita, pembawa damai sejahtera, dan menjadi terang yang menyala di dunia.
Penutup
Mari! Kita bangun kepribadian diri sendiri dan umat manusia menjadi pribadi yang berakhlak luhur nan mulia dalam tatanan Tuhan! Kita tingkatkan yang baik menjadi lebih baik dan menjadi sempurna, dan menuntun bagi yang salah jalan menuju jalan yang benar.
Kita wujudkan cinta kasih dan perdamaian abadi di seluruh dunia antarpribadi, antarkeluarga, antarsahabat, antartetangga, antaretnis dan antarsuku, antarnegara, antarbangsa, antarbahasa, antarumat, antaragama, antarmakhluk, dan kasih ilahi bagi Tuhan. Amin.

0 comments:
Posting Komentar